Makalah PAI 4
MAKALAH
BISNIS DAN WIRAUSAHA
(PENDAHULUAN/
RUANG LINGKUP BISNIS DAN WIRAUSAHA)
DOSEN
PENGAMPU : AHMAD
RIDLOWI,
S.HI,M.Pd.I
DISUSUN
OLEH : KELOMPOK 01
1.
ALI FATA QURAHMAN : 20160102023
2.
RINA FAMULARSIH : 20160102053
3.
WAHYU
PUTRI SETIA LARAS : 20160102059
PROGRAM STUDY PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM
NAHDLATUL ULAMA PACITAN
TAHUN AJARAN 2017/201
KATA PENGANTAR
Puji Syukur tidak lupa
kami panjatkan kehadirat Allah Swt. Yang telah memberikan banyak nikmat,
taufiq, beserta hidayah-Nya sehingga dengan ini kami dapat menyelesaikan tugas
makalah ini tentang “Pendahuluan/
Ruang Lingkup Bisnis dan Wirausaha”,
dengan lancar.
Kami mengucapkan banyak
terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dari penyusunan makalah ini,
kami juga menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu
kami sangat mengharap kritik dan saran dari para pembaca demi kesempurnaan dari
makalah ini.
Semoga makalah yang
kami buat ini bisa mejadi acuan belajar bagi pembaca khusunya Mahasiwa dalam memahami tentang Bisnis dan Wirausaha.
Pacitan,
15 Maret 2018
Penulis,
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Saat inibanyak terdapat masyarakat yang memiliki pandangan
yang lebih maju dan tertarik terhadap bisnis dibandingkan dengan tahun-tahun
sebelumnya. Contohnya masyarakat saat ini sudah banyak beralih profesi ke
profesi bisnis seperti ahli hukum, kedokteran, maupun guru.Bagi mereka saat ini
profesi bisnislah yang sangat menjanjikan untuk membawa karir kearah yang lebih
cerah kedepannya nanti dan dapat memberikan kepuasan lahir dan batin kepada
pelaksananya. Maka dari pada itu, profesi bisnis ini harus dapat ditekuni,
dirintis, dikembangkan,maupun dijalankan oleh masyarakat Indonesia untuk dapat
dijadikan sebagai pekerjaan tetap maupun pekerjaan sampingan.
Namun,
dalam pelaksanaanya masih banyak orang yang belum memahami bisnis. Orang-orang hanya
menganggap bahwa bisnis adalah kegiatan mencari untung, atau salah satu cara
untuk menjadi pengusaha. Pengetahuan mereka masih dangkal terhadap bisnis.
Dalam kehidupan sehari-hari kita menyaksikan berbagai
aktivitas. seperti seseorang membuka suatu usaha jasa, dan menunggu kedatangan
konsumen yang membutuhkan pelayanan dengan belas jasa tertentu. Kemudian, pada
sore hari atau suatu waktu atau tertentu mereka mulai menghitung jumlah uang
yang telah dikeluarkan dan jumlah uang yang masuk. Dari perhitungan ini ada
kelebihan dan ada kekurangan. Jika uang yang masuk lebih besar daripada yang
keluar, mereka menyebutnya sebagai keuntungan. Namun jika yang terjadi
sebaliknya, mereka menyebutnya sebagai kerugian.
Jika dilihat lebih teliti ternyata mereka begitu pandai
mengatur waktu, memilih bahan atau barang yang akan dijual. Mereka pandai
mengolah, mengemas, sampai menciptakan produk yang dapat diterima masyarakat.
Mereka pandai membaca keingginan, kebutuhan, dan selera konsumennya. Merekapun
pandai menentukan komposisi produk, jumlah, dan jenis biaya yang akan
dikeluarkan. Mereka juga pandai dalam menentukan harga yang harus dibayar oleh
pelangganan (harga jual) sehingga menghasilkan keuntungan. Mereka pun pandai
melayani konsumennya sehingga merasa nyaman dan melakukan transaksi secara
terus-menerus.
Supaya lebih memahami bisnis dan wirausaha, maka pentinguntuk mengetahui apa itu
sebenarnya bisnis dan wirausaha dan hal-hal apa saja yang terdapat dalam kegiatan bisnis dan wirausaha.
B.
Rumusan Masalah
1.
Apa pengertian
bisnis dan wirausaha?
2.
Aparuang lingkup bisnis dan wirausaha?
3.
Apatujuan bisnis dan wirausaha?
C.
Tujuan
1. Untuk mengetahui pengertian bisnis dan wirausaha.
2. Untuk
mengetahui ruang lingkup bisnis dan
wirausaha.
3. Untuk
mengetahui tujuan bisnis dan wirausaha.
BAB I
PEMBAHASAN
Didalam
Ilmu Perekonomian, Bisnis merupakan organisasi yang bertujuan dan berupaya
mencari laba dengan cara menjual barang atau menawarkan jasa kepada para
konsumen atau kegiatan berbisnis lainnya, yang berupaya memperoleh laba.
Secara
Historis kata Bisnis berasal dari Businessbahasa
Inggris, yaitu dari kata dasar Busy
yang berarti Sibuk dalam konteks
individu, komunitas, ataupun masyarakat yang sedang sibuk mengerjakan aktivitas
dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Secara
Etimologi, Bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang yang sibuk melakukan pekerjaan dengan menghasilkan keuntungan. Kata Bisnis
sendiri memiliki tiga penggunaan tergantung sektornya, kata bisnis dapat merujuk pada badan
usaha;Kesatuan Yuridis (Hukum), Teknis,
dan Ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan.
Penggunaan
yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya bisnis
perikanan.Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang
dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa.
Pengertian
Bisnis menurut para ahli :
1. Skiner (1992)
Pertukaran
barang, jasa atau uang yang saling menguntungkan atau memberi manfaat
2.
Brown &Petrello (1979)
Business
is an institution which produces goods and service demanded by people.Yang
berarti bisnis adalah sebuah lembaga yang menghasilkan jasa dan barang yang
sedang diperlukan oleh masyarakat. Namun apabila kebutuhan keperluan masyarakat
meningkat, maka dari lembaga bisnis akan meningkatkan produksinya untuk
memenuhi semua kebutuhan masyarakat, sambil mendapatkan keuntungan.
Dalam bisnis terdapat sistem
perekonomian dan sistem pasar.Sistem perekonomian adalah sistem
yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang
dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut.Sistem
perekonomian dapat dibedakan menjadi 4 macam, yaitu :
1.
Perekonomian Terencana
Ada dua bentuk utama
perekonomian terencana, yaitu:
a.
Sistem perekonomian komunisme adalah sistem perekonomian
dimana peran
pemerintah sebagai pengatur seluruh
kegiatan perekonomian.
b.
Sistem perekonomian sosialisme adalah suatu sistem perekonomian
yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melakukan
kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemrintah.
2.
Perekonomian Pasar
Perekonomian pasar
bergantung pada kapitalisme dan liberalisme untuk
menciptakan sebuah lingkungan di mana produsen dan konsumen bebas menjual dan
membeli barang yang mereka inginkan. Sistem perekonomian pasar ada dua yaitu :
a.
Sistem perekonomian kapitalis adalah sistem perekonomian
yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan
kegiatan perekonomian.
b.
Sistem perekonomian liberalisme adalah suatu filosofi
ekonomi dan politik.
3.
Sistem Ekonomi Tradisional
Pada kehidupan
masyarakat tradisional berkembang suatu sistem ekonomi tradisional.Dengan
tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dengan bergantung pada sumber daya
alam.masyarakat juga memproduksi barang pemenuh kebutuhan yang di produksi
hanya untuk kebutuhan tiap-tiap rumah tangga. dengan demikian rumah tangga
dapat bertindak sebagai konsumen, produsen, dan keduanya
4.
Perekonomian Pasar Campuran
Perekonomian pasar
campuran
(mixed market economies) adalah gabungan antara sistem
perekonomian pasar dan terencana. Menurut Griffin, tidak ada satu negara pun di
dunia ini yang benar-benar melaksanakan perekonomian pasar atau pun terencana,
bahkan negara seperti Amerika Serikat.
Sedangkan pengertianWirausaha adalah orang yang
menjalankan usaha atau perusahaan dengan kemungkinan untung atau rugi.Oleh
karena itu wirausaha perlu memiliki kesiapan mental, untuk menghadapi keadaan
yang merugi maupun untung besar.Sehingga seorang wirausaha mempunyai
karakteristik khusus yang melekat pada dirinya contohnya adalah sikap percaya
diri, mempunyai banyak minat, bisa bersepakat, mempunyai ambisi, berjiwa
penjelajah, suka mencoba sesuatu atau hal baru.
Pengertian
Wirausaha menurut para ahli :
1. Rihard Cabtillon
Wirausaha
adalah seseorang yang mampu memindahkan atau mengkonversikan sumber-sumber daya
ekonomis dari tingkat produktivitas rendah ketingkat produktivitas yang lebih
tinggi.
2.
Prawirokusumo
Wirausaha adalah mereka yang
melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan
meramu sumber daya untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup.
Dalamwirausaha ada beberapa hal
agar lembaga sosial kewirausahaan tidak selalu tergantung pada sumbangan dari
masyarakat dalam membiayai operasinya. Jadi,untuk berwirausaha dapat dilakukan
dengan cara:
1.
Memiliki modal sekaligus
menjadi pengelola;
2.
Menyetor modal dan pengelolaan
ditangani oleh pihak mitra;
3.
Hanya menyerakan tenaga umum
dikonfersikan kedalam bentuk saham sebagi
bukti kepemilikan usaha.
Wirausaha memiliki Keuntungan
dan Kelemahan, yaitu sebagai berikut:
1.
Keuntungan menjadi wirausaha
a.
Terbuka peluang untuk mencapai tujuan
yang dikehendaki sendiri
b. Terbuka
peluang untuk mendemonstrasikan kemampuan serta potensi seseorang secara penuh
c.
Terbuka peluang untuk memperoleh
manfaat dan keuntungan secara maksimal
d.
Terbuka peluang untuk membantu
masyarakat dengan usaha-usaha konkrit
e.
Terbuka kesempatan untuk menjadi
bos
2. Kelemahan
menjadi wirausaha
a.
Memperoleh pendapatan yang tidak
pasti, dan memikul berbagai resiko
b. Bekerja
keras dan waktu/jam kerjanya panjang
c. Kualitas
kehidupannya masih rendah sampai usahanya berhasil sebab dia harus berhemat
d. Tanggung
jawabnya sangat besar, bnayak keputusan yang harus dia buat walaupun dia kurang
menguasai permasalahan yang dihadapinya.
1. Ruang
Lingkup Bisnis
a. Lingkungan Intern (memberikan
pengaruh langsung kepada kegiatan bisnis) : pemerintah, pesaing, konsumen,
asosiasi dagang, suplier dan serikat pekerja.
b. Lingkungan Ekstern (memberikan
pengaruh tidak langsung terhadap kegiatan bisnis) : dunia internasional,
ekonomi, sosial budaya dan politik.
Ø Jenis – jenis bisnis ada 4 yaitu :
1.
Pasar Oligopoli adalah adalah pasar di mana penawaran satu
jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih
dari dua tetapi kurang dari sepuluh. Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan
memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di
mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing
mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan
harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari
pesaing mereka.
2. PasarMonopoli
adalah suatu bentuk pasar di
mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar
ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai "monopolis".
3.
Pasar Oligopsoni adalah bentuk pasar dimana barang
yang dihasilkan oleh beberapa perusahaan dan banyak perusahaan yang bertindak
sebagai konsumen.
4.
Pasar Monopsoni adalah keadaan dimana satu
pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas
barang dan/atau jasa dalam suatupasar komoditas.
2.
Ruang Lingkup Kewirausahaan
Ada beberapa ruang lingkup kewirausahaan yang bergerak dalam bisnis.
a.
Lapangan Agraris : Pertanian,Perkebunan dan kehutanan
1) Pengolahan hasil pertanian
2) Pengolahan hasil perkebunan
3) Pengolahan hasil perikanan
4) Pengolahan hasil peternakan
5) Pengolahan hasil kehutanan
b. Lapangan perikanan
1) Pemeliharaan ikan
2) Penetasan ikan
3) Makanan ikan
4) Pengangkutan ikan
c. Lapangan peternakan
1) Bangsa burung atau ungags
2) Bangsa binatang menyusui
d. Lapangan perindustrian dan kerajinan
1) Industri besar
2) Industri menengah
3) Industri kecil
4) Pengrajin
e. Lapangan pertambangan dan energy
f. Lapangan perdagangan
1) Sebagai pedagang besar
2) Sebagai pedagang menengah
3) Sebagai pedagang kecil
g. Lapangan pemberi jasa
1) Sebagai pedagang perantara
2) Sebagai pemberi kredit atau
perbankan
3) Sebagai pengusaha angkutan
4) Sebagai pengusaha hotel dan restoran
5) Sebagai pengusaha biro jasa travel
pariwisata
Sebagaimana
yang telah diterangkan diatas berbagai macam ruang lingkup kewirausahaan
seperti yang bergerak
dalam bisnis, yaitu dalam lapangan agraris, perikanan, peternakan, perindustrian/kerajinan
dan pertambangan.
Setiap bisnis atau perusahaan
berusaha mengolah bahan untuk dijadikan produk yang dibutuhkan oleh konsumen,
produk dapat berupa barang atau jasa.Tujuan perusahaan membuat produk adalah untuk mendapatkan laba,
yakni imbalan yang diperoleh oleh perusahaan dari penyediaan suatu produk bagi
konsumen.
Pada umunya tujuan didirikannya
bisnis atau perusahaan meliputi :
1. Pengadaan
barang atau jasa
2. Kesejahteraan
pemilik faktor produksi dan masyarakat
3. Full
employment
4. Eksistensi
perusahaan dalam jangka panjang
5. Kemajuan
atau pertumbuhan
6. prestasi
Meskipun tujuan utama pembisnis adalah memperoleh
keuntungan namun hal tersebut bukan berarti bahwa pembisnis tidak mempunyai tujuan
lain selain tujuan tersebut, masih banyak tujuan-tujuan para pembisnis yang
ingin mereka raih dan tujuan antara satu dan yang lainnya bisa saja berbeda.
Tujuan lain yang ingin dicapai oleh pelaku bisnis itu diantaranya :
1. Mencukupi
berbagai kebutuhannya;
2. Memakmurkan
keluarga;
3. Ingin
dikenal banyak orang;
4. Menjadi
penerus usaha keluarga;
5. Mencoba
hal baru;
6. Memanfaatkan
waktu luang;
7. Mempunyai
usaha sendiri dan tidak bekerja pada orang lain;
8. Mendapat
simpati.
Tujuan Kewirausahaan antara lain yaitu:
1.
Meningkatkan jumlah
wirausaha berkualitas
Tujuan
kewirausahaan ini berdasarkan pada pemikiran jika seorang pembisnis tentunya
membutuhkan sumber daya manusia lain untuk membantunya membangun perusahaan.
Dengan bimbingan yang tepat, sumber daya manusia tersebut tidak hanya dapat
diberdayakan kemampuannya, namun juga dapat dilatih dan dikembangkan supaya
dapat menjadi calon wirausaha yang berkualitas. Tujuan kewirausahaan ini tidak
menutup kemungkinan jika suatu hari nanti, “si anak buah” akan mampu mandiri
dan membuka usahanya sendiri. Setelah tujuan kewirausahaan ini terwujud, maka
sang pembisnis telah berhasil meningkatkan jumlah wirausaha berkualitas.
2. Membudayakan
semangat wirausaha di masyarakat
Wirausahawan
dapat dikategorikan sebagai orang-orang yang memiliki jiwa tangguh, kompetitif,
dan pandai mencari peluang.Semangat wirausaha yang tidak pernah padam ini
sangat baik jika mampu ditularkan ke masyarakat sebagai sebuah tujuan
kewirausahaan yang selanjutnya. Tujuan kewirausahaan membudayakan semangat
wirausaha di masyarakat dapat diwujudkan dengan cara yang sangat sederhana,
yaitu dengan bersikap seperti apa adanya seorang entrepreneur. Sikap tersebut
tentunya akan menginspirasi dan membuat masyarakat tergerak untuk mencoba
berwirausaha. Sikap tangguh dan tidak mudah menyerah juga sebaiknya diperlihatkan
supaya tujuan kewirausahaan ini dapat membangun semangat orang-orang muda di
masyarakat supaya mau bekerja keras untuk mendapatkan keberhasilan.
3. Memajukan
dan menyejahterakan masyarakat
Tujuan
kewirausahaan yang selanjutnya adalah untuk memajukan dan menyejahterakan
masyarakat. Semakin sukses dan semakin berkembangnya sebuah bisnis, pasti akan
membutuhkan semakin banyak sumber daya manusia. Hal ini berarti semakin
banyaknya lapangan pekerjaan yang terbuka bagi masyakarat. Dengan berkurangnya
jumlah pengangguran, berarti sebuah bisnis telah berhasil mewujudkan tujuan
kewirausahaan untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat
Bisnis
merupakan organisasi yang bertujuan dan berupaya mencari laba dengan cara
menjual barang atau menawarkan jasa kepada para konsumen atau kegiatan
berbisnis lainnya, yang berupaya memperoleh laba. Sedangkan pengertianWirausaha adalah orang yang
menjalankan usaha atau perusahaan dengan kemungkinan untung atau rugi.
Ruang Lingkup Bisnis: Lingkungan intern (memberikan
pengaruh langsung kepada kegiatan bisnis), Lingkungan ekstern (memberikan
pengaruh tidak langsung terhadap kegiatan bisnis). Sedangkan Ruang Lingkup Kewirausahaan: Lapangan Agraris(Pertanian,Perkebunan dan kehutanan), Lapangan perikanan, Lapangan peternakan, Lapangan perindustrian dan kerajinan, Lapangan pertambangan dan energy, Lapangan perdagangan, Lapangan pemberi jasa.
Tujuan
bisnis adalah memperoleh
keuntungan, dan Ingin
mencukupi berbagai kebutuhannya, Untuk
memakmurkan keluarga, Ingin
dikenal banyak orang, ingin
menjadi penerus usaha keluarga, Ingin
mencoba hal baru, Ingin
memanfaatkan waktu luang, Ingin
mempunyai usaha sendiri dan tidak bekerja pada orang lain, Ingin mendapat simpati,dsb.Tujuan kewirausahaanadalah: Meningkatkan jumlah
wirausaha berkualitas, Membudayakan
semangat wirausaha di masyarakat, Memajukan
dan menyejahterakan masyarakat.
Semoga dengan kita mempelajari
Pendidikan Agama Islam muncul sikap keingintahuan yang tinggi untuk lebih giat
melakukan kebaikan.
DAFTAR PUSTAKA
http://wisnuekop.mhs.narotama.ac.id/2014/07/07/pengertian-persamaan-dan-perbedaan-bisnis-wirausaha-dan-umkm/
http://afifjenenge.blogspot.co.id/2014/10/makalah-ruang-lingkup-bisnis.html
http://agustianrahmadi123.blogspot.co.id/2016/03/pengertian-ruang-lingkup-tujuan.html
http://ciputrauceo.net/blog/2016/3/7/bisnis-dan-tujuan-kewirausahaan
http://hariannetral.com/2015/06/pengertian-bisnis-manfaat-bisnis-dan-tujuan-bisnis.html
Komentar
Posting Komentar